ARTHOMORO GROUP didirikan di Pandaan, Jawa Timur, sebagai jawaban atas kebutuhan industri tembakau nasional akan pasokan kertas rokok yang konsisten, berkualitas tinggi, dan dapat diandalkan. Berawal dari fasilitas produksi berskala menengah, perusahaan secara bertahap memperluas kapasitas produksi, memperbarui lini mesin, dan memperkuat sistem manajemen mutu.
Seiring bertumbuhnya kepercayaan mitra pabrikan rokok di dalam negeri, ARTHOMORO GROUP mengarahkan strategi bisnisnya ke arah orientasi ekspor, membangun kapabilitas produksi yang memenuhi standar internasional serta menjalin kemitraan dengan distributor dan buyer di berbagai kawasan.
Menjadi produsen kertas rokok terkemuka di kawasan Asia yang diakui secara global atas kualitas, konsistensi, dan inovasi produk yang berkelanjutan.
ARTHOMORO GROUP menerapkan sistem penjaminan mutu yang menyeluruh di sepanjang rantai produksi. Proses dimulai dari seleksi dan pengujian bahan baku untuk memastikan kesesuaian spesifikasi sebelum memasuki tahap produksi.
Setiap batch produksi melalui serangkaian pengujian di laboratorium mutu — meliputi ketebalan, porositas, opasitas, kekuatan tarik, dan karakteristik pembakaran (burning rate) — sebelum dinyatakan layak memasuki tahap pengemasan.
ARTHOMORO GROUP melayani kebutuhan industri kertas rokok di pasar domestik Indonesia sebagai basis utama operasional, sekaligus terus memperluas jangkauan distribusi ke berbagai kawasan internasional.
Di kawasan Asia, kami menjalin kemitraan dengan distributor dan produsen rokok yang mengutamakan konsistensi mutu. Di Timur Tengah, kami membangun hubungan bisnis dengan mitra berstandar tinggi. Ekspansi ke Eropa dan Amerika dilakukan secara bertahap melalui kemitraan strategis, dengan fokus pada standar regulasi internasional.
“Kami memandang setiap kemitraan sebagai fondasi pertumbuhan bersama — membangun industri kertas rokok yang lebih maju dan bertanggung jawab.”
Kami terbuka untuk berkolaborasi dengan buyer, distributor, pabrik rokok, investor, maupun mitra pemasok di dalam dan luar negeri.